TIMES SINGARAJA, TASIKMALAYA – Memperingati HUT ke-80 RI sekaligus kampanye meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah, Palang Merah Indonesia atau PMI Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan donor darah massal pada Jumat (29/8/2025).
Acara bertajuk 'Jadilah Pahlawan Kemanusiaan dengan Berdonor Darah' ini berlangsung di halaman Markas PMI Kota Tasikmalaya, Jalan Siliwangi, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, yang diisi berbagai acara seperti Karnaval, Fun Games dan sharing session.
Kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye nasional untuk menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mengingatkan kembali masyarakat tentang tugas dan fungsi PMI sebagai lembaga kemanusiaan.
PMI, yang berdiri sejak 17 September 1945, memiliki peran vital dalam menyediakan stok darah bagi rumah sakit, serta membantu masyarakat dalam penanganan bencana, pelayanan kesehatan, dan misi kemanusiaan lainnya.
Menariknya, meski hujan turun sejak pagi, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Para peserta berangkat dari berbagai rute, mulai dari Jalan BKR, Ibu Apipah, KHZ Mustofa hingga Jalan Siliwangi menuju Markas PMI Kota Tasikmalaya.
“Tadi kita berangkat dalam guyuran rintik hujan, tapi itu tidak sebanding dengan pengorbanan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan. Semangat itu yang membuat kita tetap hadir,” ungkap Ketua PMI Kita Tasikmalaya H. Rahmat Kurnia kepada TIMES Indonesia, Jumat (29/8/2025).
Antusiasme Peserta
Tercatat tak kurang dari 200 peserta hadir dalam kegiatan donor darah kali ini. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari relawan, keluarga donor darah (KDD) serta masyarakat umum, komunitas, mahasiswa, hingga pegawai pemerintahan.
Para pendonor tampak senang dan antusias. Bahkan, beberapa di antaranya sudah menjadi donor darah tetap yang rutin mendonorkan darah setiap tiga bulan sekali.
Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah Pak Mamanto, seorang pendonor aktif yang sudah 139 kali mendonorkan darahnya. Dedikasi luar biasa tersebut membuat namanya diusulkan untuk mendapatkan apresiasi khusus dari Presiden Republik Indonesia. Nantinya, penghargaan itu rencananya akan diserahkan langsung di Istana Negara.
“Pak Mamanto adalah contoh nyata bagaimana donor darah bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat sekaligus wujud kepedulian kemanusiaan. PMI akan mengusulkan agar beliau mendapat apresiasi dari Presiden,” ungkap Salman Fauzi salah seorang pengurus PMI Kota Tasikmalaya.
Misi Penting PMI
Sementara Ketua PMI Kota Tasikmalaya menjelaskan bahwa salah satu misi utama PMI adalah sebagai penyedia darah yang aman, cukup dan berkualitas. Setiap kantong darah yang didapatkan akan melalui proses uji laboratorium secara ketat sebelum disalurkan ke rumah sakit.
“Ketersediaan darah sangat penting. Satu kantong darah dapat menyelamatkan hingga tiga nyawa. Karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin terus mengajak masyarakat agar menjadikan donor darah sebagai kebiasaan, bukan hanya saat ada acara besar,” tegasnya.
Rahmat mrnambahkan dalam momentum HUT RI ke-80, kegiatan donor darah ini menjadi simbol pengabdian nyata kepada bangsa. Jika para pahlawan dahulu berkorban dengan darah dan nyawa demi kemerdekaan, kini masyarakat dapat berkontribusi dengan mendonorkan darah untuk menyelamatkan sesama.
Menurut World Health Organization (WHO), kebutuhan darah di Indonesia setiap tahunnya mencapai lebih dari 5,1 juta kantong darah, sementara tingkat pemenuhannya baru sekitar 80 persen. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk rutin mendonorkan darah masih perlu ditingkatkan.
“Dirgahayu ke-80 Republik Indonesia harus menjadi momentum refleksi. Merdeka bukan hanya bebas dari penjajahan, tapi juga bagaimana kita bisa berbagi kehidupan melalui setetes darah,” ujar seorang relawan PMI.
PMI Kota Tasikmalaya berharap kegiatan donor darah dalam rangka peringatan HUT RI ini dapat menjadi agenda tahunan. Selain untuk memperingati kemerdekaan, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat persatuan dan kepedulian sosial masyarakat Tasikmalaya.
“Semoga kegiatan seperti ini menjadi budaya masyarakat. Karena setiap tetes darah yang kita berikan adalah kehidupan bagi orang lain,” pungkas Salman. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Ratusan Relawan PMI Kota Tasikmalaya Kampanyekan Pahlawan Kemanusiaan Lewat Donor Darah
Pewarta | : Harniwan Obech |
Editor | : Ronny Wicaksono |